5 Bahan Kosmetik yang Harus Dihindari saat Menjalani Program Kehamilan

5 Bahan Kosmetik yang Harus Dihindari saat Menjalani Program Kehamilan

Ilustrasi (Depositphotos. com)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Apakah Anda tengah menjalani program kehamilan? Jika iya sebaiknya Anda menghindari bahan-bahan kimia yang normal terdapat pada kosmetik karena bahan tersebut dapat mengganggu sistem endokrin.

Serupa diketahui bahwa sistem endokrin ialah sistem kontrol kelenjar yang emmproduksi hormon ke seluruh tubuh. Jika sistem endokrin ini tidak berlaku dengan baik maka tentu mempengaruhi produksi hormon termasuk hormon reproduksi.

Oleh karenanya, seperti dilansir  popsugar. com,   penting mengetahui bahan-bahan apa yang tidak boleh digunakan masa Anda tengah menjalani program kehamilan.

1. Phthalates

Paparan phthalates yang terlalu sering dapat mengubah hormon seks dan meningkatkan prospek kehilangan janin. Tak hanya merayu wanita, kandungan phthalates jua bisa mempengaruhi masalah reproduksi laki-laki. Phthalates biasanya terdapat pada parfum sintetif, cat kuku atau hair spray.  

2. Paraben

Direktur Healthy Living Science di Environmental Working Group, AS, Nneka Leiba mengatakan bahwa paraben meniru hormon estrogen yang bertanggung jawab sebagai sistem reproduksi wanita. “Studi menunjukkan bahwa ibu yang terpapar paraben selama kehamilandapat menyebabkan kecemasan dan perubahan perilaku pada keturunan, ” terangnya.

Paraben biasa ditemukan pada lotion, sampo, pembersih wajah, alas bedak, dan pomade.

3. BHA dan BHT

Dua bahan tersebut adalah pelajaran pengawet untuk kosmetik yang piawai terdapat pada lipstik, eye shadow, pelembab, blush atau bedak. Leiba mengatakan bhawa paparan BHA serta BHT dalam dosis tinggi mampu menyebabkan masalah sistem reproduksi pria maupun wanita.  

4. Octinoxate dan Oxybenzone

Leiba menerangkan kalau octinoxate ditengarai dapat menyebabkan mutasi berat dan struktur orga reproduksi baik pria maupun wanita. “Sementara paparan tinggi terhadap oxybenzone sudah terbukti memengaruhi ovarium ikan betina dan mengurangi produksi telur, ” terang Leiba.

Octinoxate dan oxybenzone pelik ditemukan di produk tabir surya, pelembab, lipstik, cat kuku, tumpuan bedak, parfum dan beberapa produk perawatan rambut.

5. Triclosan

“Sebuah studi menunjukkan bahwa triclosan bisa menyebabkan kegagalan implantasi yang berarti sel telur yang dibuahi tidak akan menempel pada rahim dengan benar. Bagi pria, triclosan pula dapat menurunkan kualitas sperma, ” terang Leiba.

Triclosan ini biasa terdapat pada sabun anti bakteri, krim cukur, sabun batang dan pasta gigi.

Rekomendasi