A Tears Go By, Film Perdana Karya Wong Kar-Way Tayang di Indonesia

TABLOIDBINTANG. COM   –  Setelah merilis tiga film Indonesia berjudul sampai Maka Debu, Karena Kamu Cuma Satu, dan Malik dan Elsa, di bulan April ini Klik Film memper film-film karya sutradara utama asal Hongkong, Wang Kor Way. Ada 14 tajuk, salah satunya A Tears Go By yang merupakan film pertama yang dia sutradarai.

Klik Film selalu akan menghadirkan film Chungking Express dan In The Mood For Love dengan masuk dalam dsftar 100 film berbahasa asing ulung di BBC Culture. Tidak hanya itu, film In The Mood For Love juga tayang di Pesta Film Canes dan dinominasikan untuk Palme d’ Or pada tahun 2020 morat-marit, dan Tony Leung mengambil penghargaan dalam festival hidup tersenut. Film Chungking Express juga membawa Wong Kar-Wai meraih penghargaan sebagai sutradara terbaik di ajang Hong Kong Film Awards.  

Berikut daftar film-film Manusia Kar-Wai lainnya yang dihadirkan oleh Klik Film: 2046, Ashes of Time Redux, Chinese Odyssey, Days of Being Wild, Fallen Angels, First Love: Litter on the Breeze, Miao, Mr. Long, Sound of Colors, The Eagle Shooting Heroes, dan Touch of the Light.  

Direktur Klik Hidup, Frederica mengungkapkan, Wong Kar-Wai sebagai salah satu ulung asal Asia, sudah selayaknya Klik Film menyediakan wadah khusus untuk karya-karya Wong Kar-Wai. ”Bulan April tersebut, Klik Film memiiki agenda yang padat. Di antaranya, Klik Film akan menghadirkan karya sutradara terbaik asal Asia, Wong Kar-Wai. Penggemar Wong Kar-Way bisa menikmati film-filmnya di Klik Film, hanya dengan berlangganan 10 ribu rupiah per minggu, ” ujarnya.

Wong Kar-Way dikenal sebagai sutradara dengan disetiap filmnya tidak disarkan pada plot, tapi lebih lewat gambar dan perasaan. Ini ditegaskannya lewat film Days Of Being Wild yang berlatar belakang Hongkong di era 1960an. ”Film adalah suatu yang bisa dipahami tanpa kata-kata. Ada bahasa universal berdasarkan tulisan, ” ujar Wong dikutip dari Tirard.
 

loading…