Dihujat Netizen Gara-gara Kematian Sushant Sing Rajput, Sonam Kapoor Bicara Karma

TABLOIDBINTANG. COM   –  Sepekan telah berlau sejak Sushant Singh Rajput mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada kipas langit-langit kamarnya di kondominium. Kisah tragis ini tak henti dibicarakan hingga hari ini, daripada semua sisi, dan segala pemikiran. Sushant Singh Rajput adalah kecil dari aktor TV India dengan berhasil menembus Bollywood, tanpa afiliasi nama besar keluarga. Dari serial “Archana Mencari Cinta”—pernah tayang dalam ANTV 2017—hingga film biopic Bollywood “M. S Dhoni: The Untold Story” yang bertutur tentang pemain kriket nasional India.

Lalu ada hidup hits PK (2014) yang dibintanginya bersama Aamir Khan dan Anushka Sharma, dan yang terakhir pada tahun 2019, film romansanya berhubungan Sara Ali Khan—putri Saif Ali Khan. Filmnya yang dikenal negeri banyak. Tapi dia dinyatakan Kemerosotan berat dan bunuh diri jadi pilihan akhirnya.

Kabar yang beredar sungguh-sungguh, Sushant adalah korban nepotisme Bollywood. Kehidupan industri ini didominasi sebab keluarga-keluarga artis yang namanya telah bercokol bertahun-tahun. Seperti klan Kapoor. Geng Karan Johar yakni Karan dan Aliaa Bhatt kena bully netizen karena dalam salah utama acara Koffee With Karan, Karan dan Aliaa dianggap memperolok tanda Sushant.

Salman Khan juga tepat hujat netizen karena dianggap nge-banned Sushant, gara-gara beberapa tahun lalu Sushant bertengakar dengan anak asuhnya aktor Suraj Pancholi. Sonam Kapoor, putri aktor kawakan Anil Kapoor juga kena hujat netizen & dianggap berperilaku jahat pada Sushant gara-gara di acara Koffee with Karan, tidak mengenali nama Sushant Singh Rajput. Follower Instagram para-para artis ini pun menurun drastis. Gerakan boikot anak-anak artis pun berjalan di India.

Sonam Kapoor dianggap satu diantara produk nepotisme. Ketenaran, pekerjaan yang ia dapatkan saat tersebut semata-mata hanya karena Anil Kapoor. Berhari-hari Sonam dicibir. Pada keadaan ayah kemarin, Minggu (21/6), Sonam mengunggah fotonya bersama sang abu, dan dalam kesempatan ini dia sekalian melontarkan opininya tentang netizen yang menghujat dan menyalahkannya berasaskan nasib naas Sushant Singh Rajput, di Twitternya.
“Hari ini, di hari Ayah aku ingin mengatakan satu hal. Aku anak ayahku dan ya, aku ada di sini karena dia dan sungguh, aku punya hak istimewa. Tersebut bukan sesuatu yang hina. Ayahku telah bekerja keras untuk memberiku semua ini. Dan itu merupakan karmaku, di mana aku dilahirkan dan kepada siapa aku dilahirkan. Aku bangga menjadi putrinya, ” tulis Sonam Kapoor.

Dengan gamblang Sonam juga mengatakan kalau ia sengaja membatasi kolom komentar media baik, khususnya milik ayahnya. Menurut Sonam, juga kurang adil menyalahkan seseorang tanpa dasar yang jelas berasaskan kematian seseorang.

“Aku tidak ingin orangtuaku yang sudah berusia 64 tahun melewati ini (menerima hujatan netizen). Mereka tidak melakukan apapun maka layak mendapatkan ini. Dan aku melakukannya, bukan karena takut akan kebodohan kalian, tapi aku melakukannya karena akal sehat, untuk menggembala kesehatan mentalku, ” ujar Sonam Kapoor.

Dalam salah satu tulisannya di media sosial, Sonam juga mengingatkan mereka yang telah bicara buruk tentang keluarganya akan karma. “Kita berada karena karma kita, dan kita dilahirkan serta menjalani apa yang kita lalui karena karma kita. Setiap orang yang ‘menebar’  kebencian, maka itu adalah karmamu. Kalian semua ada dalam doaku. Saya berterima kasih kepada Tuhan setiap hari untuk keberadaanku dan juga dari siapa aku dilahirkan. Jika kamu benar-benar tahu apa tersebut filosofi dan dharma Hindu, awak tidak akan sebodoh itu. Awak hanya merusak diri sendiri & kualitas hidup”.

(val)