Kesayangan Tak Kunjung Melamar Anda, Coba Lakukan 3 Hal Ini

Kekasih Tak Kunjung Melamar Anda, Coba Lakukan 3 Hal Ini

Tak hanya kaum Adam, kaum Hawa saat ini banyak yang memutuskan untuk lebih hati-hati untuk menjalani komitmen dengan serius.

TABLOIDBINTANG. COM   –  Usia sudah matang, karier mantap, hubungan dengan sang kekasih pula sudah merasa nyaman. Namun mengapa si dia tak kunjung menunjukkan keseriusannya untuk menikah ? Adakah yang salah?

Menurut psikolog sekaligus dosen dari The Chicago School of Professional Psychology AS, Jeremy Nicholson, M. S. W., Ph. D, era modern sudah membawa perubahan pandangan sosial yang mempengaruhi seseorang termasuk dalam peristiwa pernikahan.

“Orang yang enggan atau menunda untuk berkomitmen biasanya laki-laki. Itu karena mereka merasa harus menanggung beban ekonomi ketika pernikahan berlaku sehingga mereka harus mapan terlebih dahulu. Para lelaki pun ngerasa bahwa ancaman seperti ketidakcocokan bahkan perceraian di era modern bertambah tinggi sehingga motivasi untuk berkomitmen menjadi lebih rendah, ” benar Jeremy.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

Tak hanya kaum Adam, kaum Hawa kini banyak dengan memutuskan untuk lebih hati-hati buat menjalani komitmen yang serius. Jeremy menyebut emansipasi wanita telah berharta mengurangi ketergantungan wanita terhadap pasangannya.

“Wanita modern lebih mandiri dalam hal ekonomi dan kehidupan sosial. Ini lah mengapa mereka kurang termotivasi buat menjalani komitmen pernikahan. Selain itu, individu (pria atau wanita) yang memiliki ambisi tinggi untuk menyentuh sesuatu juga akan kurang memusingkan soal komitmen romantis karena energi mereka terfokus pada ambisi tersebut, ” tambah Jeremy. Ada tiga cara yang dapat Anda terapkan untuk mengatasi masalah pasangan dengan menunda atau enggan untuk menikah.

1. Bicarakan

Langkah pertama buat mengatasi masalah si dia yang enggan atau menunda pernikahan yaitu bahas dari hati ke hati. Pakar hipnoterapi klinis dari klinik rehabilitasi holistik Healing Arts New York, Rachel Astarte menyarankan untuk menanyakan mengapa pasangan Anda memilih menunda atau enggan menjalin ikatan pernikahan.

(Depositphotos)

(Depositphotos)

“Jika pasangan Anda mengatakan alasan kok ia memilih menunda untuk berkomitmen serius maka dengarkanlah. Setelah si dia selesai mengungkapkan alasannya, barulah Anda menyampaikan alasan kuat kok kalian harus menikah. Mendengarkan dari dua sudut pandang memberi para-para pasangan pandangan yang lebih umum, ” terang Rachel.

2. Melakoni Alasan Si Dia

Psikoterapis sekaligus penulis buku How To Be Happy Partners: Working It Out Togethe r, Tina B. Tessina mengatakan ketakutan akan komitmen bisa jadi sebab rasa takut akan kehilangan. “Membuat komitmen berarti mengambil risiko kalau bisa saja komitmen tersebut tidak berhasil. Beberapa orang yang mungkin pada masa lalu disakiti, ‘melindungi’ diri mereka dengan tidak mengabulkan komitmen, ” jelasnya.

Ada pula dengan beralasan untuk ‘menyiapkan’ segala hal terlebih dahulu sebelum memulai kewajiban yang lebih serius. “Jadi Anda harus memahami sudut pandang bagian Anda tanpa menghakiminya. Anda serta pasangan pun harus terbuka satu sama lain dan saling menilai sehingga bisa menemukan solusi terkemuka bagi kedua belah pihak, ” demikian ia menyarankan.

3. Menunggui

Setelah mengetahui duduk permasalahan, pendiri klinik penyembuhan masalah pernikahan , The Marriage Restoration Project, AS, Sholomo Slatkins menyarankan untuk bersabar dan bertahan. Tanpa menekan pasangan hingga membuatnya tangan untuk berkomitmen. “Waktu bisa mengubahnya meskipun Anda tidak bisa menduduki selamanya. Selama waktu menunggu Kamu dan pasangan bisa mencari berkepanjangan keluar dari masalah dan langsung memberi pendapat positif tentang pernikahan sehingga mungkin si dia akan luluh dan mengikuti keinginan Anda. Kalau tidak, setidaknya Anda sudah mencobanya. ” tutupnya.

Rekomendasi