Lebaran Usai, Hati-hati Post Vacation Blues, Apa Itu? Dengan jalan apa Mengatasinya?

TABLOIDBINTANG. COM   –  Hari Besar Idul Fitri atau Lebaran baru saja lewat, & tentu liburan pun sudah. Tapi, entah kenapa rasanya kaki ini enggan mengarungi ke kantor atau walaupun masih work from home (WFH) pikiran masih belum mau fokus pada order. Seolah-olah tak ingin liburan usai. Pada kenyataannya  Liburan mesti berakhir. Dan rutinitas kantor kembali menanti.

Terkira pekerjaan yang menumpuk pasal ditinggalkan selama lebih dari sepekan. Bisa-bisa Anda merasa tak enak badan masa masuk kantor.

Masalahnya, bila kemarin-kemarin merasa gembira, mengapa begitu masuk kerja malah merasa tak enak?

Sebenarnya, ngerasa kurang enak setelah liburan bukanlah hal istimewa. “Itu hal biasa, ” perkataan Elaine Poncelet, seorang psikolog The Providence Center, GANDAR. Saking biasanya, bahkan tersedia sebutan keren buat situasi macam itu: post vacation blues atau rasa tak enak setelah liburan.

“Saat libur, Anda biasanya mampu punya waktu tidur pas, bisa bangun telat sekehendak hati, dan melakukan barang apa saja yang diinginkan, ” kata Poncelet.

Namun Anda mesti segera berbenah, mengembalikan vitalitas diri untuk kembali siap menghadapi tanggung tanggungan di kantor.

Namun serupa itu, kembali bekerja setelah beristirahat boleh jadi hal yang mengandung. Sebab, pada dasarnya tempat kerja adalah kebalikan daripada   liburan.

Kalau liburan itu saatnya bersantai ramai dan jauh dari stres, kantor justru tempatnya orang-orang berlevel lebih tinggi dengan memerintahkan Anda untuk mengamalkan sesuatu.

Dan pekerjaan tersebut biasanya punya tenggat zaman untuk dikerjakan. Melewati tenggat berarti, siap-siap kena suntikan.

“Saat libur, kita mangkir dari rutinitas sehari-hari, & mengambil jarak dari corak hidup yang serba berperan, ” ujar Poncelet.

“Begitu kembali bekerja, kita menyerahkan lagi segala kesenangan itu dan membiarkan hidup kita kembali dikontrol rutinitas pekerjaan. ”

Masalahnya, entah siap atau tidak, kita mesti masuk kerja dan tak mungkin berlama-lama berlibur. Banyak cara yang bisa dikerjakan agar masuk ke pejabat lagi berjalan mulus. Seorang pekerja misalnya, mengambil zaman libur sehari lagi untuk menyiapkan diri.

“Saya butuh waktu menyesuaikan jam tidur saya saat liburan usai, ” ujar Christine Downes, seorang pekerja di Chicago, AS. “Saya lebih sejuk kembali bekerja dengan cara itu. Dan saya tak merasa stres. ”

Downes tak sendirian. Kebanyakan pelaku di AS, menambah libur satu atau dua hari lagi agar lebih siap masuk kantor. Hal itu terekam survey yang dikerjakan OfficeTeam, sebuah perusahaan pemindahan kerja berskala global.

Well, pernahkah Anda bayangkan, misal semua pekerja serempak   menambah libur sehari lagi, buntutnya bakal melemahkan daya perusahaan secara menyeluruh. Oleh sebab itu, menambah hari libur bukanlah solusi yang tepat-tepat amat.

Apa yang disebut post vacation blues sebenarnya mampu dicegah. Nah, berikut itu solusi yang kami racik dari berbagai sumber.  

Sebelum Berlibur
Sebelum libur, sebaiknya siapkan daftar hal-hal apa saja yang jadi preferensi begitu Anda masuk kegiatan. Teresa Cryer, seorang asisten administratif di sebuah kongsi di North Carolina, AS menyarankan, untuk menyelesaikan sisa-sisa pekerjaan yang bisa dikerjakan. Ia juga memberi tahu kolega atau klien kalau libur selama waktu tertentu dan akan masuk kegiatan pada saatnya nanti.

Saat Masuk Kantor
Pada hari perdana kerja setelah liburan, Cryer akan bergegas datang ke kantor lebih awal lantaran hari-hari biasa. Ia muncul sebelum rekan sekantornya hadir. Dengan datang lebih pangkal, dia bisa mengecek jadwal pekerjaan yang mesti lekas diselesaikan, sekaligus punya penuh waktu buat mengecek tulisan atau e-mail yang menghunjam selama libur. “Saya mencatat apa yang mesti kami lakukan lebih dulu, ” kata Cryer. Sebagai atasan dari sebuah tim pada kantor, Cryer juga benar pengertian. Ia tak menetapkan yang berat-berat pada bawahannya pada satu-dua hari kala baru masuk kerja.
Sementara itu psikolog Elaine Poncelet memberi sejumlah petunjuk lain yang bisa dilakukan saat masuk kerja ketika liburan usai:

Ingatlah Selalu untuk Rileks
Sebagai langkah pokok, pilihlah tipe liburan yang bakal   membuat Anda segar. Bukan malah dengan membuat pusing serta melelahkan. Mengalahkan rasa tak enak saat masuk kantor lagi bakal lebih susah besar kali bila liburan dengan diambil malah membuat Kamu kesusahan.

Kreatif Era Berlibur
Dibanding mengambil libur seminggu penuh atau lebih tanpa melangsungkan hal berarti, mending bagi rencana mau melakukan apa saja saat liburan. Menghasilkan   liburan yang terencana bakal menguntungkan Anda untuk membuat langkah lanjutan era liburan usai. Misalnya, saat   liburan hendak usai, sebaiknya Anda tak merancangkan memilih aktivitas yang bikin capek.

Jadikan Liburan Momen untuk Mengisi Aki Diri
Sungguh, diri ini bisa diibaratkan sebuah handphone yang sewaktu-waktu baterainya mesti diisi lagi. Liburan bisa jadi momen untuk itu. Buatlah muncul sesantai mungkin. Lupakan kepenatan kantor saat berlibur. Jadi, begitu Anda masuk kerja, yang hadir tuh diri Anda setelah baterainya terisi penuh. Anda kelihatan lebih segar dan siap bakal bekerja lagi. Kalau mampu, jadikan momen liburan untulk mengubah diri jadi lebih baik. Misalnya, saat beristirahat Anda bertekad jadi karyawan lebih baik; jadi lebih mampu mendelegasikan pekerjaan, punya manajemen waktu lebih tertib, atau sekadar berniat bahan punya meja kerja lebih rapi.

Buat Jadwal untuk Masa Transisi
Jika Anda pertama masuk hari Senin, cobalah untuk kembali ke panti di hari Sabtu, bukan Minggu. Jadi Anda memiliki cukup waktu transisi mengkondisikan diri saat kerja mesti dimulai. Sungguh, menyiapkan muncul untuk masuk kerja bahan membuat Anda lebih siap.

Rencanakan untuk Bergembira Sebentar Saat Liburan Sudah
Liburan boleh jadi sudah usai. Dan besok Anda mesti masuk kegiatan. Namun, tak ada salahnya menyempatkan mengisi waktu untuk bersenang-senang sebentar. Ajaklah budak ke bioskop atau sempatkan pergi ke mal untuk makan-makan bareng keluarga. Maka, kendati pikiran Anda berangkat dihinggapi rasa khawatir karena besok mesti kerja lagi, Anda masih punya kecil waktu buat senang-senang.

Lihat Lagi Saat-saat Menyenangkan dari Liburan Kemarin
Ketimbang stres mempertimbangkan betapa banyaknya pekerjaan yang akan dilakukan, mending berleha-leha sejenak sambil melihat-lihat souvenir yang dibeli saat bervakansi atau foto-foto lucu yang merekam momen-momen menyenangkan Anda. Saat melihatnya, bisa maka pikiran Anda bakal terasa   lebih enak. Menemui stres sekonyong-konyong sirna.

Tatkala itu, menurut Joey Reiman, CEO perusahaan konsultan kehumasan di Atlanta, AS sekali lalu penulis buku Thinking for a Living: Creating Ideas that Your Business, Career, and Life, liburan mampu jadi momen subur buat menumbuhkan kreativitas. Reiman percaya, memberi libur pada karyawannya bisa jadi investasi tidak langsung bagi perusahaannya. Sekembali dari liburan, karyawannya kelihatan lebih segar.

Agar lebih segar begitu masuk kegiatan, Reiman menyarankan liburan oleh karena itu saat untuk mengolah gaya yang habis dipakai berfungsi, untuk menghasilkan energi meyakinkan baru yang siap memakai. Ia bilang saat balik bekerja setelah berlibur sebaiknya:
– “Lakukan situasi yang menyenangkan di pejabat. ” Maksudnya, jangan tepat habis-habisan sibuk bekerja.
– “Jangan cuma ceroboh berlibur; ambil waktu bagi merenungi karier yang Kamu jalani sekarang. ”
– Dan “jika Anda merasa tak enak seluruhnya saat kembali bekerja, pungut libur seminggu lagi & cari kemungkinan kerja di tempat lain. ”