Pasangan Penuh Bujuk dan Rayu? Rupa-rupanya Dia Sosiopat

Pasangan Penuh Bujuk dan Rayu? Jangan-jangan Dia Sosiopat

Ilustrasi (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Sebelum merasa menjadi korban cinta, coba periksa zaman, jangan-jangan pasangan Anda narsisme (mencintai diri sendiri secara berlebihan)  dan  sosiopat (orang yang tidak bisa menyesuaikan diri dengan keadaan di dalam masyarakat).

Psikolog dan komunitas online survivor hubungan narsis menggunakan istilah-istilah ini untuk memahami kondisi mereka.

Dilansir Business Insider, Donna Andersen, pendiri LoveFraud. com, bercerita tentang pernikahannya yang menyesakkan bersama seorang sosiopat. Andersen menulis sebuah frasa atau kata-kata dengan bisa Anda gunakan untuk terang apakah Anda sedang berhubungan dengan narsis atau sosiopat.

Berikut itu adalah ciri-ciri narsis dan sosiopat yang perlu Anda kenali sebelum lebih jauh melangkah ke tinggi yang lebih pasti.

1. Hujan cinta atau  love bombing

Pertama kali bertemu dengan narsis, mereka menunjukkan afeksi dengan kuat. Mereka bilang Anda tunggal atau penuh pujian. Anda dibelikan hadiah mahal atau liburan mewah.

Love bombing, ialah istilah yang digunakan para psikolog ketika seseorang membuat Anda ngerasa sangat penting di dunia (bahkan Anda terlihat sempurna di timbil mereka).

Jika orang tersebut mengungkapkan nafsu berlebihan (mengatakan Anda adalah soulmate ) dan membuat Anda merasa tidak sejuk padahal baru kenal beberapa minggu (bahkan hari), Anda perlu rambang.

2. Si predator

Predator selalu mencari mangsa yang lebih lesu atau rapuh dari mereka untuk dieksploitasi. Para narsis menjebak ‘mangsa’ mereka dengan pesona, rayuan, & mereka sangat pandai di bidang itu.

Menurut terapis  Silvia Horvath sejak Psych Central, si narsis senang mencari orang dengan masalah & kepercayaan diri rendah. Beberapa narsis sudah tahu tentang Anda apalagi sebelum berkenalan denan Anda. Itu stalking Anda di media sosial atau selalu ada di sekitar Kamu bahkan sebelum Anda aja mereka.

3. Merasa kasihan

Dalam tampang “The Sociopath Next Door”, Dr Martha Stout menuturkan bahwa petunjuk sosiopat yang paling lazim merupakan mereka tidak takut sama seluruhnya dan menunjukkan simpati.

“Jika Anda merasakan kasihan terhadap seseorang, padahal orang itu menyakiti Anda dan orang lain. Lalu orang itu tetap mencari simpati Anda, maka Kamu 100 persen  sedang bersama seorang sosiopat, ” tulis Martha.

Para narsis tahu bahwa Anda orang dengan penuh empati. Mereka tahu dengan membeberkan informasi pribadi  mereka, Anda merasa terikat dengan mereka. Itu sedang membuat ilusi kedekatan dengan nanti digunakan justru untuk menyakiti Anda.

4. Gaslighting

Menurut Dr Stephani Sarkis dalam Psychology Today, gaslighting adalah nama yang digunakan untuk menunjukkan taktit manipulasi seseorang untuk menggunakan kekuasaannya terhadap orang lain. Anda merasa jadi korban atau boneka itu.

Karena ada beberapa tahap gaslighting, mungkin Anda tidak terasa telah jadi target. Mulai dari berbohong dan kala menghina Anda. Mereka terus masuk mengatakan hal yang menyakitkan real itu tidak benar dan memproduksi Anda mempertanyakan kebenarannya dan lama kelamaan percaya.

Narsisis atau sosiopat makin berani bilang ke keluarga atau teman Anda, bahwa Anda berangkat gila. Padahal Anda dilarang bertemu keluarga dan membuat Anda berpisah dari orang-orang terdekat Anda.

Pernahkan Anda merasa kesepian padahal sedang mewujudkan hubungan? Atau merasa selalu lengah bicara dan membuat pasangan Anda marah? Jika ya, mungkin Kamu sedang terjebak dalam hubungan bergandengan seorang narsis atau sosiopat. Berikut ini adalah ciri-cirinya seperti dilansir BusinessInsider.  

5. Jekyll serta Hyde

Dalam semenit, pasangan Kamu memuji kecantikan Anda. Beberapa menit kemudian, ia menghina Anda. Itu disebut perilaku Jekyll dan Hyde.

Therapist John G. Taylor M dari Psychology Today bilang sosiopat dasar memesona dan terlihat mencintai Kamu saat ada di depan banyak orang. Mereka ingin keluarga Anda yakin kalau Anda berada dalam tempat aman.

Begitu Anda sendirian, Anda seperti disalahkan, dihina, atau dilecehkan. Anda merasa sangat sedih. Tidak mengalami intimasi secara fisik maupun  emosional, bahkan di rumah Kamu sendiri.

6. Tidak menghargai Kamu

Suatu saat Anda adalah karakter yang paling berharga bagi itu, tapi ketika mereka bosan, Kamu seperti dibuang. Mereka mungkin menjemput cinta, uang, dan kepercayaan Kamu tanpa perasaan bersalah untuk perhatian mereka pribadi.

Ketika Anda sudah tidak memiliki  apa-apa dan dianggap tak berguna bagi mereka, Anda ditinggalkan. Karena pesonanya, sosiopat bisa menyungguhkan teman dan keluarga Anda. Apalagi hingga tidak ada yang meyakini Anda.

7. Mereka tetap balik

Meskipun Anda berusaha kabur dibanding sosiopat, mereka akan berusaha balik. Jika Anda sudah tidak satu atap, hapus kontak dengan itu baik media sosial dan dunia nyata.

Menurut Sarkis dalam Psychology Today, para narsis sebenarnya takut ditinggalkan. Bagi mereka pencitraan sangat istimewa. Mereka selalu butuh perhatian, cara atau buruk, dan saat Kamu mendiamkan mereka, mereka merasa Kamu sudah tidak bisa dikontrol teristimewa.

Mereka akan berusaha kembali ke dalam Anda dan memohon maaf telah berbuat buruk dan berjanji tak akan menyakiti Anda lagi.

Jika tersebut terjadi, Anda jangan percaya, sebab menurut Andersen,   mereka tidak akan menepati janjinya  dan apalagi mungkin Anda akan mengalami peristiwa lebih buruk lagi.

Rekomendasi