Pop Academy: Dapat 4 Standing Ovation, Julian (Batam) Nyaris Tersingkir

TABLOIDBINTANG. COM   –  Pertarungan empat academia dari grup terakhir di babak Sempurna 20 Pop Academy berlangsung panas. Chelsea (Ruteng), Martha (Jayapura), Tasya (Semarang), dan Julian (Batam), saling beradu kemampuan demi memperebutkan tiga tiket yang tersisa menuju babak Top 15 Pop Academy.  

Fildan DA hadir memeriahkan Pop Academy Top 20 Grup 5 secara menyanyikan lagu yang dipopulerkan sebab Judika, “Mama Papa Larang”. Pandangan merdu Fildan DA semakin menyulutkan semangat keempat academia demi buat menunjukkan penampilan terbaik di stan Pop Academy.

Martha (Jayapura) tampil sebagai academia pertama yang membuka perlombaan di Grup 5. Martha (Jayapura) tampil maksimal menyanyikan lagu yang dipopulerkan oleh Agnez Mo berjudul “Tanpa Kekasihku”. Soimah, Pinkan Mambo, dan Caren Delano, kompak berikan standing ovation atas penampilan Martha (Jayapura) semalam.

“Saya baru mula-mula kali berikan standing ovation buat penampilan kamu. Malam ini kamu memberikan persembahan yang berbeda meski belum sempurna. Penjiwaan kamu masih perlu ditingkatkan lagi dan sedang ada artikulasi yang kurang jelas tadi, ” tutur Soimah.

Seolah tak ingin kalah dengan Martha (Jayapura), Tasya (Semarang) berupaya menyanyikan lagak “Sempurna” dengan menambahkan unsur Model Jawa. Tasya mendedikasikan penampilannya untuk sang mama yang ia rindukan. “Menurut saya malam ini awak sudah cukup baik menyanyikan pembawaan ini. Hanya saja pada arah Langgam Jawa tadi, kamu kurang terdengar jelas menyanyikannya. Seharusnya penyanyi itu dapat menyanyikan dengan nyata dan baik dari awal mematok akhir lagu, ” saran Melly Goeslaw.

Sementara itu Julian (Batam) pula berupaya mencuri perhatian Dewan Juri dengan menyanyikan lagu “Malaikat Pula Tahu”, yang berbuah manis secara meraih empat standing ovation. “Saya menginginkan academia lain juga laksana Julian yang dapat menikmati pada setiap lirik dari lagu yang dinyanyikan. Penampilan tadi akan lebih sempurna lagi jika pada reff kedua kamu dapat lebih mengalir sedang emosinya, ” ungkap Armand Maulana.

Berbeda dengan keempat juri lainnya, Soimah menjadi satu-satunya juri yang tidak memberikan standing ovation. “Saya sudah prediksi Julian malam ini hendak tampil maksimal. Hanya saja beta masih mengharapkan Julian dapat menyanyikan lagu yang berbeda selain lagu-lagu yang dipopulerkan oleh Glenn Fredly dan Tompi yang biasa kamu nyanyikan, ” harap Soimah.

Berbeda secara Julian (Batam) yang menuai penuh pujian, Chelsea (Ruteng) sebagai academia terakhir yang tampil dari Agregasi 5 justru mendapat banyak koreksi dari Dewan Juri lewat cara “Bunga Terakhir” yang dinyanyikan.

“Di awal-awal lagu suara kamu terdengar bagaikan bergetar. Kamu terlihat kehilangan konsentrasi ketika bernyanyi tadi. Sayang seluruhnya padahal saya sudah merasa tiba terhanyut ketika kamu menyanyikan gaya ini, ” komentar Melly Goeslaw.

Polling akhir Pop Academy Top 20 Grup 5 menempatkan Julian (Batam) dan Chelsea (Ruteng) di kondisi dua terendah yang mengharuskan mereka untuk kembali berjuang di second chance. Martha (Jayapura) dan Tasya (Semarang) yang berada di status dua teratas memastikan diri untuk melanjutkan perjuangan ke babak kemudian. Julian (Batam) memilih lagu “Harus Terpisah” untuk dinyanyikan di second chance, sementara Chelsea (Ruteng) dengan lagu “Cinta Sejati”.

Setelah menyaksikan pengejawantahan Julian (Batam) dan Chelsea (Ruteng) di second chance, Melly Goeslaw, Soimah, dan Armand Maulana membenarkan untuk memberi kesempatan kepada Julian (Batam). Dengan demikian Chelsea (Ruteng) tereliminasi dan harus rela mencuaikan panggung Pop Academy. Martha (Jayapura), Tasya (Semarang), dan Julian (Batam), akan kembali bertarung di putaran Top 15 Pop Academy.

(ari)