Rangkaian Acara Pernikahan Rizky Billar dan Lesti Kejora Disiarkan 2 Stasiun TV, Tak Ada Aduan KPI Membisu?

TABLOIDBINTANG. COM   –  Rizky Billar dan Lesti Kejora sudah mempersiapkan pernikahan sejak lama. Awalnya tak tersedia bayangan untuk menayangkan rangkaian acara pernikahan di televisi. Entah kenapa akhirnya itu luluh juga. Aji mumpung?

Lima stasiun televisi berkompetisi mendapatkan hak siar rangkaian acara pernikahan Billar dan Lesti. Namanya juga memakai momentum ketenaran mereka, tak ada yang salah. Dengan menampilkan mereka, stasiun TV tentu bisa menawarkan pada pengiklan untuk memasang iklan di stasiun televisi mereka.  

Melalui berbagai petunjuk, hanya dua yang belakangan diterima, yaitu Indosiar serta ANTV. Terpilihnya dua stasiun tersebut tidak terlalu mengherankan. Billar dan Lesti pertama kali dipertemukan di agenda Tukul Arwana One Man Show Indosiar. Selain itu, Lesti merupakan penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indosiar.

Sedangkan ANTV salah satu faktornya sinetron yang dibintangi Billar, Jodoh Wasiat Bapak Babal 2, tayang dalam sana. Yakin bakal mujur besar dengan menayangkan rangkaian acara pernikahan Billar serta Lesti, tidak mengherankan jika kedua stasiun televisi itu rela merogoh kocek dalam-dalam.  

“Gue sebenarnya pula enggak pengin acara sakralnya mereka dijual ke TV. Sampai akhirnya dia ngomong di TV. Awalnya ada 5 (stasiun) yang suka beli ke kita, akan tetapi kita hanya memilih dua. Cuma ada acara dengan enggak kita kasih selalu, ada yang kita tutupi, ” kata Derry Saputra selaku manajer Rizky Billar dikutip dari kanal YouTube Afdhal Yusman.  

“Mereka berdua menikah secara pegangan bukan secara konten. Jika seandainya mereka secara konten, gue bisa kerja cocok siapa pun dengan keuntungan yang besar. Kalau perlu kita yang bayar itu deh untuk jauh lantaran kita karena udah pas kok, ” sambungnya.  

Derry Saputra menegaskan tak ada unsur rekayasa dalam pernikahan Billar dan Lesti. Mereka disebut Derry menikah secara agama dan asas. Bukan gegara konten atau dibayar. Anehnya, KPI berdiam. Insiatif memberi peringatan atau tindakan seperti pada zaman rangkaian pernikahan Aurel dan Atta terdahulu tidak tampak. Padahal isi siaran bisa jadi melanggar pedoman penyiaran.  

Setidaknya ada besar pasal yang mengatur konten penyiaran. Yaitu pasal 11 dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan pasal  13 ayat 2 dalam aturan Penumpil Program Siaran. Saat memanggil stasiun TV penayang kirab lamaran Atta-Aurel, KPI mengantarkan tiga hal yang perlu diperhatikan stasiun TV pada menayangkan acara pernikahan.  

Yaitu durasi, pesan adat, dan prokes yang harus dipatuhi. Tampaknya hal tersebut yang kemudian diadopsi ANTV dan Indosiar untuk memberitahukan acara pernikahan Billar dan Lesti. Mereka memasukkan bagian budaya di setiap rangkaian acara. Terpenting buat stasiun TV adalah rating. Dengan rating bagus, pengiklan biar akan mengantre untuk memasukkan slot yang disediakan.  

(Ind)