Si Kecil Sering Berkata Kasar, Apa Artinya?

Si Kecil Sering Berkata Kasar, Apa Artinya?

Si kecil yang kesal secara pekerjaan rumahnya yang banyak, tiba melontarkan kata-kata kasar. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG. COM   –  Si mungil yang kesal dengan pekerjaan rumahnya yang banyak, mulai melontarkan kata-kata kasar. Sebelum bertindak, pahami terlebih dulu alasan si kecil menyampaikan kata-kata tersebut.

Bedakan kata-kata kasar yang tidak ditujukan untuk siapa-siapa di dalam artian dilontarkan hanya untuk melampiaskan kekesalannya dengan kata-kata kasar buat memaki seseorang.

Misalnya, si kecil yang merespon dengan berkata “bodo amat” ketika disuruh mengerjakan pekerjaan rumahnya tentu berbeda ketika ia melahirkan julukan kasar pada Anda karena kesal harus menyelesaikan tugas rumahnya.

Konsekuensi dari kedua tindakan tersebut, seperti dikutip dari laman Empowering Parents juga pasti berbeda. Untuk tindakan yang pertama, abaikan sebutan kasar anak dan tekankan di anak untuk fokus menyelesaikan tugasnya.

Jangan sampai terpancing emosi yang berujung dengan perdebatan dengan anak. Setelahnya, barulah berikan konsekuensi pada budak, misalnya anak tidak boleh menggunakan gadget hingga tugasnya selesai.

Sedangkan, untuk tindakan memaki, Anda perlu tahu pada anak bahwa kebiasaan tersebut merupakan kekerasan verbal dan tidak ada toleransi untuk perilaku mulia ini.

Karena kekerasan verbal merupakan gempuran terhadap pribadi seseorang dan bakal melukai korbannya. Solusinya, tetapkan konsekuensi yang tegas misalnya anak tak boleh menggunakan gadget selama utama hari penuh hingga ia meninggalkan melontarkan kata-kata kasar tersebut.

Jika bani mengulanginya di masa “hukuman” itu, larang ia tidak menggunakan gadget selama dua hari penuh. Tujuannya, agar anak tersadar tindakannya itu adalah pelanggaran yang berat.

Untuk bahan hati yang masih kecil, usahakan untuk mengoreksi ucapan kasar anak dan hindari kebiasaan berbicara kasar di depan anak. Jika bani bertanya balik mengapa Anda menyampaikan kata kasar tersebut, ajak anak untuk membantu mengingatkan atau mencoret Anda ketika berkata kasar.

Intinya, pahami bahwa si kecil menganggap ucapan kasar sebagai salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah dan jadi penyaluran rasa marah, frustrasi, bosan, atau ketika diminta mengerjakan segalanya yang sulit dilakukan. Ingatkan padanya bahwa solusi tersebut bukan saja tidak efektif tapi justru mau menimbulkan konsekuensi untuknya.

Rekomendasi