Telaah Data Hong Kong – Kisah Gelisah Sejati


“Data Hong Kong” adalah film terbaru yang dibintangi oleh Jackie Chan dan Hong Kong sendiri. Film ini didasarkan pada skandal kehidupan nyata superior Feng Shui Wuyi, yang mempraktikkan bentuk arsitektur eklektik Ba Zi (Jian) ​​yang memadukan unsur-unsur tradisional Tiongkok dengan pola barat dan Australia untuk menciptakan harmoni yang meningkatkan chi di lingkungan. Tersebut adalah konsep daerah sekeliling yang sangat berbeda dari “Teori Tembok Hijau”, yang kadang kala dianggap sebagai bagian dari Wuyi. Wuyi mengambil pendekatan nun lebih eklektik terhadap filosofi desain, mencampurkan bentuk arsitektur konvensional dengan yang baru dan tidak konvensional. Film ini menyidik master Feng Shui Yin Teh & rekannya Tao Min, yang berusaha membuat dunia yang lebih baik menggunakan Ba ​​Zi, seni konvensional Tiongkok untuk menuliskan keberuntungan Anda.

Karakter utama ada dua: Yin Teh serta Tao Min. Itu bertemu satu kolektif lain setelah kuasa yang gagal guna mengakses Buku Surga atau Teratai Megah Kaisar Kuning. Mereka kemudian dipandu ke lokasi rahasia yang disebut Taman Je Kung, di mana mereka bertemu beserta seorang wanita uzur, Je Kung, nun mengajari mereka kompetensi Ba Zi dan pentingnya menempatkan tanda di lingkungan nun akan menciptakan tanda depan yang kian baik bagi semata orang. data hk .

Data adalah pembuatan Singapura, difilmkan dalam negara kota pada bawah bimbingan sutradara film Chee Soon. Data merupakan tambahan terlambat untuk Kegiatan Film China, yang diadakan di China pada musim panas 2021. Film itu kemudian menerima ulasan hangat setelah dirilis, yang menyebabkan para pembuat film diundang untuk berpartisipasi dalam festival film Cannes yang bergengsi. Petunjuk adalah salah satu film yang lulus untuk ditampilkan di pemilihan perdana, rapi dengan film saingannya seperti Hero, Crazy Heart, Raising Helen, dan Finding Nemo. Film ini lalu memenangkan penghargaan pelan terbaik di kegiatan, serta penghargaan aktris terbaik.

Begitu sampai di Cannes, film itu dipuji secara luas karena penggambarannya tentang Tiongkok sebagai masyarakat yang dinamis, penuh warna & energi. Karakter digambarkan sebagai fasih & pandai bicara, & bahkan plot twist yang paling eksentrik pun diterima sebagai kebenaran. Namun produser menyatakan bahwa film tersebut telah diedit untuk menghapus beberapa bahasa kotor, dengan mereka klaim menyinggung orang China. Pujian tertinggi datang dibanding sutradara pemenang prestise Angie Yang, yang dinominasikan untuk Academy Award untuk Tokoh Terbaik atas kontribusinya pada industri film Tiongkok.

Tema Petunjuk adalah tentang 2 kekasih, Song Yean He dan Zhenyu Song, yang tanggal cinta dan menikah pada akhir kurun kedua puluh dalam pedesaan Tiongkok. Tersebut menceritakan kisah tenggang gagal mereka untuk melarikan diri dari pedesaan ke kota, di mana tersebut dipaksa untuk hidup bersama sebagai teman hidup dan istri. Ijab kabul mereka kacau padu ketika putra mereka terbunuh dalam permusuhan Tiongkok. Keduanya terpaksa mundur ke Amerika, dan diberi kesempatan untuk melarikan muncul dengan kapal, nun akhirnya diselamatkan sambil militer AS. Tersebut akhirnya tinggal di New York City, dan akhirnya menumpang di sebuah kondominium kecil. Namun, kerecokan muncul antara tersebut dan tetangga tersebut, terutama setelah kaum penduduk setempat start menggoda mereka dan senang memukuli tetangga mereka yang sudah biasa tua.

Film ini kemudian menggambarkan roh dua kekasih, tatkala mereka mencoba mengatasi perbedaan mereka serta membangun keluarga walakin ada banyak aral. Hubungan Song Zhenyu dan Song Yean He sangat menjamah dan romantis, & film berakhir secara catatan yang menjamah namun penuh kemungkinan. Secara keseluruhan, Petunjuk Hongkong adalah film hebat yang sudah memenangkan hati para penjaga film di mana pun. Sinematografinya dibuat dengan baik, serta ceritanya sangat menggugah pikiran. Pesan afirmatif yang coba disampaikan film ini kepada penontonnya menjadikannya film yang pasti kudu dilihat…