Tim KD Tunjuk Pengacara untuk Laporkan Orang Tua Menawan Ting dengan Pasal Penghinaan

TABLOIDBINTANG. COM   –  Wali Ayu Ting, Abdul Rozak dan Umi Kalsum bakal dilaporkan balik oleh Kartika Damayanti atau KD ke Polres Bojonegoro, Jawa Timur. Kamis (9/9) pihak tanggungan KD datang ke dewan polisi untuk konsultasi, memerkarakan kasus pencemaran nama indah yang dilakukan Ayah Ozak dan Umi Kalsum.

Pada aduannya, pihak keluarga KD memasukan tiga pasal dengan disangkakan kepada Abdul Rozak dan juga Umi Kalsum. Mereka diduga melakukan ejekan serta perlakuan tidak menyenangkan saat menyambangi kediaman KD beberapa waktu lalu.

“Kami kuasa hukum orangtua KD sudah mengirim surat pengaduan dugaan Pelanggaran Pasal 310, 335 dan 311 Jo. UU ITE pasal 27 ayat (3 ) serta kordinasi dengan Penyidik Reskrim Polres Bojonegoro menunggu kordinasi selanjutnya. Pengaduan diterima & akan segera ditindak lanjuti pihak kepolisian, ” perkataan Edi Prastio, kuasa patokan KD saat dihubungi wartawan, Jumat (10/9).
 
Saat ini masih dalam tahap aduan lantaran keluarga KD ingin memasukkan prosedur sebelum melanvkah lebih jauh melawan Ayu Ting.

“Karena butuh tahapan. Tersedia aturan yang mengharuskan seolah-olah itu dari pihak kepolisian dan penyidik, ” sah Edi Prastio.

Edi menyebutkan, masih membuka pintu mediasi untuk berdamai dengan keluarga Ayu Ting. Dia berharap pihak kepolisian mampu menjembatani masalah KD serta Ayu Ting hingga menyentuh titik perdamaian. Jika tak bisa diselesaikan secara kekeluarga, barulah langkah hukum dijalankan.

“Kami menghormati proses adat, ya. Apabila nanti kepolisian bisa menjembatani dan ada kesepakatan, ya, kita mediasi. Kalau tidak, ya, harapan kami tetap berlanjut jalan laporan, kan gitu, ” jelas Edi Prastio.

Tengah Kapolres Polres Bojonegoro membenarkan adanya aduan yang diajukan pihak KD terhadap Abdul Rozak dan Umi Kalsum.

“Iya keluarganya, orangtuanya memproduksi pengaduan. Iya masih tahap pengaduan. (yang diadukan) Pak Rozak dan Umi Kalsum. Akan kita mintai petunjuk. Kita panggil dulu bukti saksinya, ” pungkas Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia.